KYOTO MINSAI KUNJUNGI UNAS PASIM, BUKA PELUANG STUDI & KERJA DI JEPANG

KYOTO MINSAI KUNJUNGI UNAS PASIM, BUKA PELUANG STUDI & KERJA DI JEPANG

BANDUNG — Universitas Nasional PASIM (UNAS PASIM) kembali memperkuat jejang kerja sama internasional dengan menerima kunjungan kehormatan dari Kyoto Minsai Japanese Language School, institusi pendidikan bahasa Jepang terkemuka yang berpusat di Kyoto, Jepang.

Delegasi dari Kyoto Minsai yang terdiri dari Matsuno Sensei dan Tsunama Sensei tiba di kampus UNAS PASIM pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kaprodi Sastra Jepang, Dewi Saparina Sensei, beserta tim dosen di ruang meeting utama.

Sesi Interaktif Bersama Mahasiswa Sastra Jepang

Setelah sesi penyambutan di ruang meeting, rombongan didampingi menuju ruang kelas untuk berinteraksi langsung dengan para mahasiswa. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan emas untuk berkenalan serta mendengarkan pengenalan singkat mengenai bahasa dan budaya Jepang langsung dari penuturnya (native speaker). Suasana kelas berlangsung hidup dan penuh antusiasme dari para mahasiswa yang aktif bertanya.

Pertemuan Strategis dengan jajaran Pimpinan Universitas

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Desfitriady dan Dekan Fakultas Sastra, Fristi Arfiawati.

Suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban. Percakapan dan silaturahmi terasa semakin seru karena Matsuno Sensei ternyata sangat fasih berbahasa Indonesia dan memiliki latar belakang pernah tinggal di Indonesia selama tiga tahun.

Dalam pertemuan strategis ini, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama konkret yang dapat dijalankan di masa depan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan karier mahasiswa.

Peluang Emas: Peningkatan Kemampuan Bahasa hingga Level N2 dan Dukungan Kerja Paruh Waktu

Matsuno Sensei memaparkan berbagai keunggulan program di Kyoto Minsai Japanese Language School. Pihaknya berkomitmen untuk membimbing siswa agar mampu meningkatkan kemampuan (upgrade) bahasa Jepang hingga mencapai Level N2.

Selain itu, Matsuno Sensei juga memberikan kabar baik bagi para siswa yang ingin belajar di Jepang. Selama menempuh pendidikan di Kyoto Minsai, pihak sekolah siap membantu mencarikan kesempatan kerja sambilan (arubaito). Penghasilan dari kerja paruh waktu tersebut diproyeksikan mampu mencakup biaya hidup sekitar 10 juta rupiah per bulan, sehingga meringankan beban finansial mahasiswa selama berada di Jepang.

Penutup dan Rencana Tindak Lanjut

Kunjungan yang penuh makna ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya kebersamaan dan komitmen antar lembaga. Pihak UNAS PASIM dan Kyoto Minsai Japanese Language School sepakat bahwa pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja sama yang lebih konkrit dalam waktu dekat.

Melalui kunjungan ini, UNAS PASIM berharap dapat terus membuka jembatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mendunia, serta memperkaya wawasan global melalui jejaring mitra internasional yang berkualitas.(Dry 08102026)