Di SMK Angkasa 1 Margahayu Lanud Sulaiman Kabupaten Bandung, Universitas Nasional Pasim (Unas Pasim) mengadakan acara sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para calon mahasiswa tentang peluang karier internasional setelah menyelesaikan studi di Unas Pasim. Acara ini dihadiri oleh pihak dari Unas Pasim, termasuk Desfitriady Wakil Rektor Bagian Kerjasama, Soleh Sabarudin Dekan Fakultas Ilmu Komputer, dan Riska N Kaprodi Manajemen Informatika, serta tim support dari kampus Unas Pasim, sedangkan dari SMK Angkasa 1 Margahayu dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah dan Guru BK.
Sosialisasi ini dimulai dengan perkenalan mengenai Universitas Nasional Pasim dan delapan program studi unggulan kepada siswa kelas XII yang akan menyelesaikan studinya, serta informasi mengenai beasiswa yang tersedia untuk calon mahasiswa. Salah satu program unggulan yang disorot adalah Program PASTI JAPAN, yang dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di luar negeri, terutama di Jepang.
Program PASTI JAPAN memungkinkan mahasiswa Unas Pasim untuk kuliah di kampus sembari menjalani pelatihan bahasa Jepang intensif mulai dari semester 6 hingga semester 7. Dengan menyelesaikan pelatihan ini, mahasiswa dapat memperoleh sertifikat N4 yang diakui secara internasional dan merupakan salah satu syarat utama untuk berkarier ke negeri Sakura. Setelah menyelesaikan program studi di Unas Pasim, para lulusan akan disalurkan kerja ke Jepang melalui kerjasama dengan Sending Organization (SO), sebuah lembaga yang mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri.
Eko Travada, Rektor Universitas Nasional Pasim, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk memastikan bahwa setiap lulusan Unas Pasim memiliki dasar yang kuat dan keterampilan yang relevan untuk sukses dalam karier internasional, khususnya di Jepang. "Kami percaya bahwa persiapan yang matang akan membuka jalan yang lebih luas untuk kesuksesan mereka di luar negeri. Kami berharap agar mereka tidak hanya berkarier di luar negeri, tetapi juga memberikan kontribusi positif berdasarkan keahlian yang dimiliki," ujar Eko Travada, menanggapi tagar #KaburAjaDulu yang sedang populer.
Acara sosialisasi ini diakhiri dengan harapan bahwa melalui pendidikan dan persiapan yang baik, para calon mahasiswa akan mampu meraih kesuksesan dalam karier internasional mereka, memberikan dampak positif bagi diri mereka sendiri dan masyarakat luas. (Dry 12032025)