Bandung, 10 Februari 2026 – Universitas Nasional (UNAS) Pasim melakukan kegiatan penjajakan implementasi Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Gedung BBPVP, Jalan Gatot Subroto, Bandung.
Tim UNAS Pasim dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Desfitriady, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Eko Travada, serta Dekan Fakultas Teknik yang juga merangkap Direktur LPK Randaf Pasim Mandiri, Sjamsuridjal. Sementara itu, dari pihak BBPVP Bandung hadir Kepala Bagian Umum, Dimas, serta Heri Budiman selaku Person in Charge (PIC) kegiatan implementasi kerja sama ini, beserta jajaran staf BBPVP lainnya.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut membahas berbagai peluang dan bentuk kerja sama yang dapat diimplementasikan secara konkret antara kedua institusi. Diskusi difokuskan pada program-program strategis yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan industri, khususnya dalam penguatan pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan, serta optimalisasi fasilitas pelatihan.
Pada prinsipnya, kedua belah pihak memiliki kesamaan visi bahwa kerja sama ini harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Baik UNAS Pasim maupun BBPVP Bandung berkomitmen untuk bersama-sama berkontribusi dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap kerja.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan vokasi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, diharapkan tercipta program-program kolaboratif seperti pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, magang, hingga pengembangan instruktur dan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Setelah agenda rapat selesai, tim UNAS Pasim diajak meninjau sejumlah workshop yang dimiliki BBPVP Bandung, di antaranya workshop otomotif dan workshop manufaktur. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai fasilitas, sarana, dan prasarana pelatihan yang tersedia, sekaligus membuka peluang kolaborasi teknis dalam pemanfaatan fasilitas untuk mendukung kegiatan akademik maupun pelatihan di lingkungan UNAS Pasim.
Kegiatan penjajakan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengimplementasikan MoU secara lebih terarah dan berdampak. UNAS Pasim berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat luas bagi mahasiswa, lulusan, serta masyarakat pada umumnya. (Dry 12 02 2026)